Ini adalah hari yang sangat dingin. Pagi ini tepatnya 26 Februari 2020, hujan turun dari tadi malam. Saya berangkat ke kantor bersama 2 kawan ku. Kali ini hujan sudah sedikit reda, walaupun begitu aku tetap harus berangkat menuju kantor. Karena tidak ada yang menarik saat perjalanan aku skip saja langsung ke kantor.
Akhir nya aku sampai kantor, aku melakukan rutinitas seperti biasa absensi fingerprint terlebih dahulu sebelum masuk ruangan. Setelah melakukan itu saya langsung menuju ruangan PS. Terlihat di ruangan tersebut baru saja terlihat orang satu.
Aku langsung menuju bangku dimana aku duduk seperti biasa. Karena ada panggilan alam, aku harus mengunjungi toilet. Akhir nya urusan ku selesai, aku kembali ke ruangan PS lagi, dan ternyata yang datang belum ada selain saya dan 2 teman saya dan 1 orang IT support. Tak lama saya duduk di bangku, mas putra datang. Dia mengatakan dimana mana banjir dan mungkin banyak yang izin.
Ya benar mungkin banjir merebak dimana mana, untunglah tempat saya tidak terkena dampak hujan yang semalam katanya deras dan lama. Tak lama datang beberapa orang lain, dan disusul oleh bang Mahesa. Aku langsung mencari berita tentang hujan semalam dan benar dimana mana banjir. Dan di grup yang isinya orang perantauan dari dusun ku juga mengirimkan video bahwa sedang ada banjir di jakarta.
Tak lama pak Eki menyuruh aku dan 2 teman ku untuk menuju gudang, dikarenakan banyak barang yang harus datang dan di cek terlebih dahulu sebelum di kirim kan. Kami ditemani oleh bang Mahesa ke gudang. Akhir nya kami menuju gudang. Sampai di tengah jalan ternyata ada sebagian jalan yang kebanjiran, alhasil aku harus mencopot sepatu ku agar tidak basah.
Aku menuju kantor tetap nyeker istilahnya, karena kalau ingin menggunakan sepatu pun pasti kotor. Akhir nya aku sampai di gudang. Aku langsung mencuci kaki dan masuk kedalam. Karena sepatu ku masih agak basah aku menjemurnya diluar terlebih dahulu diluar.
Aku menuju ruang stagging dan disuruh menunggu terlebih dahulu karena diatas atapnya bocor dan membuat nya menjadi basah. Setelah sudah cukup aman kami disuruh keatas dan melakukan stagging barang. Karena barangnya banyak alhasil kami harus mengecek di ruang tersebut.
Kami diajari terlebih dahulu cara nya dan bagaimana dan apa yang harus saya lakukan. Akhirnya saya sudah tahu dan bisa untuk melakukan nya. Yaitu hanya mengambil capture dari semua yang berjalan di switch atau router ataupun perangkat lain , mem foto SN serta mac nya,dan mengecek isi aksesoris, lalu di bungkus lagi. Kami lakukan semua itu sampai jam setengah lima. Ini karena kami harus mengecek apakah gaji kami sudah turun atau belum.
Akhirnya kami kembali ke kantor dan ternyata bu Yanti tidak datang dan kami harus kembali besok saja. Ya mungkin itu sedikit cerita dari saya. Semoga bisa menjadi cerita yang menarik.

Komentar
Posting Komentar